WahanaNews-Pakpak | Ganjar Pranowo (GP) Mania mengumumkan pembubaran diri sebagai pendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Ketua Umum (Ketum) GP Mania Immanuel Ebenezer, biasa dipanggil Noel, mengatakan alasan pihaknya mundur karena banyak ketidakpastian dari Ganjar Pranowo.
Baca Juga:
Tarif Listrik Triwulan I 2026 Tetap, PLN Dukung Upaya Pemerintah Jaga Daya Beli
"Tampilan Ganjar di publik dan media sosial berbeda dengan tampilan keseharian yang sesungguhnya," kata Noel pada wartawan di DPP Jokowi Mania Nusantara (JoMan), Kebayoran Baru, Jaksel, seperti dikutip dari detikNews, Kamis (9/2/2023).
Beberapa alasan itu, kata Noel, karena tidak ada kepastian Ganjar maju sebagai capres 2024, hingga DPP JoMan menilai Ganjar tidak mampu meyakinkan rakyat, pendukungnya, dan partainya untuk mengusung dia menjadi capres.
"Pertama, ketidakpastian Ganjar Pranowo dicalonkan sebagai capres. Ganjar juga tidak mampu meyakinkan rakyat, pendukungnya, dan partainya untuk dijadikan sebagai capres 2024," ungkapnya.
Baca Juga:
PLN Sukses Jaga Keandalan Listrik Nasional Saat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Di sisi lain, pembubaran GP Mania dinilai tepat karena tidak ada nilai dan gagasan yang baik dari Gubernur Jawa Tengah itu untuk membangun Indonesia di masa depan.
"Ketiga, tidak adanya nilai lebih yang ditonjolkan oleh Ganjar Pranowo sebagai capres, baik dalam hal gagasan maupun program untuk membangun Indonesia yang lebih maju dan lebih baik di masa yang akan datang," ujarnya.
Tepisah, Ketum Relawan Padamu Negeri (RPN) Albert Soekanta diminta WahanaNews.co pendapatnya atas pembubaran GP Mania itu mengatakan, hal dimaksud merupakan seleksi alam.