"Sebagai salah satu daerah penyangga Danau Toba, akses penghubung antar daerah mutlak sangat diperlukan, dan ini yang saat ini sedang kami upayakan, baik dengan anggaran kami sendiri dan juga melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah tetangga dan pemerintah atasan guna membantu keterbukaan akses ini," kata Jalan.
Menurutnya, jika Pakpak Bharat dengan daerah tetangga, baik Humbang Hasundutan, Aceh, Toba, Dairi melalui Siempat Rube, dan juga menuju Samosir semua terhubung dengan akses jalan yang baik, pasti lebih maju.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
"Hal ini yang saat ini sedang kami kerjakan, mudah-mudahan dengan kehadiran bapak dan ibu dari IFTA ini bisa membantu meyakinkan semuanya, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi akan pentingnya untuk segera menuntaskan beberapa ruas jalan ini," kata Jalan.
Adapun Indonesian Fighter Tourism Association (IFTA) merupakan lembaga yang bergerak dalam bidang pengembangan dan pemasaran kepariwisataan.
Tim ini akan menjelajahi wilayah Kabupaten Pakpak Bharat selama lima belas hari, guna mengumpulkan data kepariwisataan serta membantu pengembangan wisata desa di Desa Ulumerah, Kuta Jungak dan Prongil Julu.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
[Redaktur : Andri Festana]