"Misalnya pemberian pangan lokal bisa jadi volume dan lamanya intervensi kita tambah. Selain intervensi dalam hal gizi dan kesehatan kita juga perlu memastikan sanitas dan air bersih serta pola asuh anak harus terus kita tingkatkan dan kita edukasi," lanjutnya.
Naslindo berharap jajarannya harus turun ke bawah memastikan bahwa setiap makanan tambahan, vitamin, susu bisa suapkan ke mulut bayi.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Ia mengajak mulai dari Kepala Dinas, Camat, Kepala Puskesmas, Kepala Desa dan Kepala Dusun ikut membantu dan terlibat ikut meyuapkan setiap makanan tambahan yang diberikan ke mulut bayi.
"Jadi jangan hanya berharap itu dikerjakan bidan desa dan hanya dibagikan. Pastikan itu sampai tepat sasaran. Dengan jalan demikian program ini akan dapat lita lihat keberhasilannya dalam jangka tiga bulan kedepan," pesannya.
Mengenai partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024, Naslindo menekankan perlunya sosialisasi yang masif kepada masyarakat, mengajak masyarakat untuk turut mensukseskan Pilkada serentak ini dengan memberikan hak pilih di bilik suara pada 27 November nanti.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
"Saya meminta kepada kita, ajak keluarga kita, tetangga kita, kerabat, kita ajak untuk datang ke TPS. Saya berharap partisipasi pemilu pada Pilkada ini bisa kita tingkatkan," himbaunya.
[Redaktur : Andri Festana]