Dikutip dari 24NewsHD, kecelakaan ini terjadi akibat rem blong saat bus melintas di jalan yang menghubungkan Provinsi Asir dengan Kota Abha. Bus tersebut saat kejadian tengah dalam perjalanan ke Mekkah untuk membawa rombongan umrah.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.00 waktu setempat tepatnya di jalan Aqabat Shaar yang membentang sepanjang 14 km. Jalan ini memotong pegunungan, dengan 11 terowongan dan 32 jembatan.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Ketika bus sedang menuruni jembatan, bus mengalami rem blong dan menabrak penghalang di ujung jembatan, terbalik kemudian terbakar.
Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam mengatakan, tidak ada jemaah umrah Indonesia yang meninggal dalam kecelakaan bus yang membawa 50 orang jemaah.
Ia mengungkapkan, dua orang yang meninggal bukan jemaah, melainkan sopir bus dan pembimbing ibadah (muthawwif). Keduanya adalah WNI yang tinggal di Arab Saudi.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Sementara itu, 50 jemaah umrah Indonesia yang menjadi penumpang dalam kecelakaan tersebut selamat. Kemudian, sebanyak 49 lainnya sudah melanjutkan perjalanan umrah dan 1 orang masih dirawat di rumah sakit. [gbe]