Sementara bagi yang menerapkan hisab dalam penentuan awal bulan Jumadilawal 1445 H, perlu diperhitungkan kriteria hisab saat matahari terbenam tanggal 13 dan 14 November 2023 tersebut.
Endah menambahkan ketinggian hilal di Indonesia saat matahari terbenam pada 13 November 2023, berkisar antara -2.35 derajat di Jayapura, Papua sampai dengan -0.75 derajat di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Adapun ketinggian hilal di Indonesia saat matahari terbenam pada 14 November 2023, berkisar antara 8.64 derajat di Melonguane, Sulawesi Utara sampai dengan 10.65 derajat di Parigi, Jawa Barat.
Sedangkan wilayah Sumatera Utara berkisar antara 9 - 10 derajat pada 14 November 2023, sehingga hilal berpotensi dapat dilihat jika tidak ada faktor lain seperti cuaca buruk dan hujan yang akan mengganggu pandangan horizon.
Sebagai informasi, penentuan awal bulan Jumadilawal ini sangat penting bagi umat muslim karena berhubungan dengan waktu ibadah, terutama bulan Ramadan, Syawal, dan Zulhijah.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Untuk melihat bagaimana proses pengamatan hilal, masyarakat bisa mengikuti streaming secara online dan langsung pada laman hilal.bmkg.go.id/livestream.
Info selengkapnya terkait hasil pengamatan dapat dilihat pada akun instagram BMKG Sumut @infobmkgsumut.
[Redaktur: Robert Panggabean]