PAKPAK.WAHANANEWS.CO, Salak - Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara (Provsu) monitoring di Desa Bandar Baru, Kecamatan Sitellu Tali Urang (STTU) Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, sebagai desa percontohan Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) tahun 2026.
Dalam kesempatan itu, Ketua Tim Penggerak PKK Pakpak Bharat Ny Juniatry Franc Berhard Tumanggor mengatakan, bahwa peran keluarga sangat penting dan strategis terhadap masa depan anak sebagai generasi penerus.
Baca Juga:
PLN Pastikan Kabar Pemadaman Listrik Total Tiga Hari di Jawa-Bali Hoaks
"Keluarga adalah segalanya bagi kita, dimana masa depan anak bergantung pada pembinaan yang kita lakukan saat anak masih berusia dini hingga remaja, kata Juniatry.
Dia menjelaskan bahwa Desa Bandar Baru dipilih sebagai desa percontohan pembinaan PAAR dengan pertimbangan besarnya jumlah anak dan remaja di desa ini yakni 971 jiwa dalam rentsng usia 0 bulan - 18 tahun dan merupakan aset yang sangat berharga, generasi emas Pakpak Bharat dimasa yang akan datang.
Berbagai upaya pembinaan, simulasi dan sosialisasi terkait materi PAAR telah dilaksanakan dengan bersinergi dan berkolaborasi antara Tim Penggerak PKK Desa, Kecamatan dan Kabupaten, dengan pemerintah dan pihak lainnya termasuk Kepolisian, TNI, dan bahkan pihak Swasta.
Baca Juga:
Banding Kandas, Serma Tengku Tetap Dipenjara Seumur Hidup Usai Bunuh Istri
Kepala Desa Bandar Baru Bin Berutu, menghadiri kegiatan monitoring TP PKK Provsu, di Desa Bandar Baru, STTU Jehe, Pakpak Bharat, Senin (22/6/2026) [PAKPAK.WAHANANEWS.CO / dok. Diskominfo Pakpak Bharat]
Dijelaskan, dengan pembinaan ini, telah banyak perubahan terjadi di Desa Bandar Baru, diantaranya telah terbentuk Kelompok PKBN, kader PKDRT, kader PAAR, kader Lansia, BKR, BKB, dan BKL.
Juga, terbentuknya Forum Anak Desa Bandar Baru, tersedianya fasilitas menggali bakat potensi anak melalui inkvasi GAMBIR (Gen Ampha Mengelola Gambir), terdapat perubahan pola pikir para orang tua dalam melaksanakan PAAR yang baik.