PAKPAK.WAHANANEWS.CO, Salak - Cuaca ekstrim hujan deras disertai angin kencang yang terjadi beberapa hari belakangan ini, mengakibatkan bencana longsor di puluhan titik lokasi di Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Rabu (26/11/2025).
Kepala BPBD Pakpak Bharat Augusman Padang dalam keterangan pers mengatakan, dua korban meninggal dunia akibat tertimpa material longsor.
Baca Juga:
Gelombang 2,5 Meter Intai Laut NTT, Nelayan Diminta Waspada hingga 14 Januari
Keduanya, Condong Berutu (65) dan Siti Rohani (40), warga Dusun Bululidi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitelu Tali Urang Jehe.
"Material longsoran tebing menimpa rumah di Dusun Bulu lidi, Desa Tanjung Mulia, yang mengakibatkan 2 korban meninggal dunia. Korban meninggal dunia merupakan suami istri dan pada saat terjadi longsor sekira pukul 05.00 Wib, korban sedang tidur di kamar," sebut Augusman.
Ditambahkan, terdapat dua puluh titik longsor yang menyebabkan kerusakan sejumlah rumah. Fasilitas umum jalan penghubung antar provinsi dan jalan kabupaten-kecamatan juga lumpuh total.
Baca Juga:
Viral! Beli Pertalite Rp30 Ribu, Pengendara Kaget Tangki Motornya Kosong
Rumah warga ditimpa longsor, di Pakpak Bharat, Rabu (26/11/2025) [PAKPAK.WAHANANEWS.CO / dok BPBD Pakpak Bharat]
Augusman menyebut, pihaknya terus berupaya untuk melakukan normalisasi, namun masih bertahap karena banyaknya titik longsor yang hampir menyebar di seluruh kecamatan.
"Sulitnya medan, keterbatasan personil, sarana dan prasaran, proses penanggulangan masih terkendala. Kami juga terus berkordinasi ke berbagai pihak untuk saling membantu agar proses penanggulangan berjalan cepat," katanya.