"Itu uang apa? Ini kami duga untuk menutupi malpraktik yang mereka lakukan, karena kondisi pasien semakin drop," kata Ranto.
Ditambahkan, pihaknya telah menyurati DPRD Pakpak Bharat untuk menanggapi perihal dimaksud, namun hingga kini belum ada jawaban.
Baca Juga:
Bukan Sekadar Takut, Begini Proses Terbentuknya Fobia Menurut Ilmu Pengetahuan
Terpisah, Direktur RSUD Salak dr. Manuturi Situmorang dimonfirmasi WahanaNews.co lewat WhatsApp, membantah dugaan malpraktik itu.
"Menurut kami tidak ada malpraktik pak," tulisnya, Jumat (22/8/2025).
Sementara terkait pemberian uang Rp5 juta, Manuturi menyebut hal demikian sering dilakukan.
Baca Juga:
Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Tolak Tawaran Latih Italia, Pilih Tetap Setia kepada Brasil
"Sering kami lakukan penggalangan dana apabila ada pasien yang sangat membutuhkan menurut kami pak," tutup Manuturi.
[Redaktur: Fernando]